Jakarta, CNBC Indonesia -
Mahathir Mohamad secara resmi mengundurkan diri dari jabatan selaku PM pada Senin (24/2/2020). Ini setelah surat pengunduran dirinya diterima oleh Raja
Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. Namun, pada saat bersamaan, Raja menunjuk Mahathir untuk menjabat sebagai PM sementara.
Peristiwa pengunduran diri Mahathir dilakukan setelah ketegangan dalam koalisi Pakatan Harapan meningkat beberapa waktu belakangan. Peristiwa itu juga terjadi usai Anwar Ibrahim, mantan wakil PM era Mahathir sekaligus pendiri Partai Keadilan Rakyat (PKR), menyebut oposisi mencoba membentuk koalisi baru demi mengamankan posisi Mahathir.
Padahal keduanya sempat kompak untuk mengalahkan Najib Razak pada Pemilu. Mahathir pernah berjanji setelah dilantiknya kembali pada 2018. Dua tahun lamanya ia akan memimpin kembali Malaysia dan turun tahta dan memberikannya ke Anwar.
Lalu bagaimana 'drama' ini berlanjut? Berikut infografis CNBC Indonesia:
Let's block ads! (Why?)
https://ift.tt/2TeVMpU
February 27, 2020 at 01:56PM
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Ekonomi Melambat, Harga Batu Bara Masih Ogah Bergerak
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (21/2/2019), harga batu bara Ne… Read More...
Sentimen Campur Aduk, Straits Times di Zona Merah
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Singapura pada perdagangan hari ini dimulai dari zona merah. … Read More...
Tak Ada Ampun! Dolar AS Libas Seluruh Mata Uang Asia
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak mele… Read More...
AS - China Susun MOU Nego Dagang
Jakarta, CNBC Indonesia - Para pejabat Amerika Serikat dan China tengah merundingkan penyusunan not… Read More...
IHSG Bersiap Naik, Simak Saham Pilihan Broker Hari Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 0,38% pada perdaganga… Read More...
0 Response to "Drama Kuasa PM Malaysia: Mahathir-Anwar Pecah Kongsi?"
Post a Comment