
Integrasi layanan Jasa Raharja ini bekerjasama dengan BUMN lain yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Angkasa Pura l (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni (Persero), dan Perum Damri.
Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo mengatakan aplikasi itu memungkinkan terjadinya integrasi terkait laporan kecelakaan dan perlindungan konsumen.
Sederhananya, aplikasi itu dapat memudahkan pengguna Jasa Raharja mengajukan klaim asuransi secara daring dan mempercepat waktu klaim dari yang sebelumnya 4 hari menjadi hanya 1,5 hari.
Tidak hanya itu, operator angkutan umum juga dapat menyetorkan iuran wajib melalui Virtual Account BNI.
"Layanan ini mendukung mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit," kata Budi Raharjo, Jumat (3/4/2019) di Kementerian BUMN, Jakarta.
Selain itu, kata dia, melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengecek masa berlaku Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang tertera di STNK kendaraan dengan memasukkan nomor polisi kendaraan.
"Masyarakat juga dapat melaporkan apabila ada kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi serta memberikan informasi daerah rawan kecelakaan agar pengguna lain dapat berhati-hati apabila melalui daerah tersebut," ujarnya.
Dalam kesempatan kerja sama itu, Direktur Utama Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing menjelaskan, integrasi data sangat dibutuhkan agar pelayanan jaminan keselamatan penumpang kapal-kapal Pelni dapat dengan mudah ditindaklanjuti oleh Jasa Raharja ketika terjadi suatu kecelakaan kapal.
"Dengan adanya sistem integrasi data, masing-masing pihak dapat mengakses segala bentuk informasi baik itu nama kapal, jumlah penumpang, pelabuhan keberangkatan, dan tujuan keberangkatan," kata Insan.
Data Jasa Raharja mengungkapkan pada triwulan I tahun 2019, perseroan telah menyerahkan santunan sebesar Rp 614,41 miliar, jumlahnya naik 5,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 582,11 milliar.
(tas)
http://bit.ly/2VIr3Vq
May 03, 2019 at 10:55PM
Bagikan Berita Ini
KABAR BAIK!!!
ReplyDeleteNama saya Lady Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman agar sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu kepada Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran di muka, tetapi mereka adalah penipu , karena mereka kemudian akan meminta pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, jadi berhati-hatilah terhadap Perusahaan Pinjaman yang curang itu.
Perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, tidak akan menuntut pembayaran konstan dan mereka tidak akan menunda pemrosesan transfer pinjaman, jadi harap bijak.
Beberapa bulan yang lalu saya tegang secara finansial dan putus asa, saya telah ditipu oleh beberapa pemberi pinjaman online, saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ms. Cynthia, yang meminjamkan saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa konstan pembayaran atau tekanan dan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya terapkan dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.
Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik jika dia membantu saya dengan pinjaman, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres atau penipuan
Jadi, jika Anda memerlukan pinjaman apa pun, silakan hubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan atas karunia Allah, ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan memberi tahu saya tentang Ibu Cynthia, ini emailnya: arissetymin@gmail.com
Yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran cicilan pinjaman saya yang akan saya kirim langsung ke rekening perusahaan setiap bulan.
Sepatah kata cukup untuk orang bijak.