
Riyal terus mendapat momentum penguatan setelah Arab Saudi mencatat surplus anggaran untuk pertama kalinya sejak tahun 2014. Harga minyak mentah yang sudah cukup tinggi membuat Arab Saudi akhirnya mencetak surplus.
Pada perdagangan Jumat ini, rupiah melemah 0,05% ke level Rp. 3.800 lawan riyal, dan hanya dalam waktu dua pekan sudah anjlok 1,5%.
Performa negatif rupiah di awal Mei tentunya bukan kabar bagus, mengingat sejak awal tahun selalu berhasil mendominasi riyal. Di bulan April rupiah bahkan sempat menguat lebih dari sekitar 1,4% juga sebelum amblas di pekan terakhir.
Dampak dari pelemahan tersebut rupiah kini hanya menguat 0,81% lawan riyal sejak awal tahun (year-to-date).
Yuan China juga berhasil menekuk rupiah sekitar 0,04% ke kisaran Rp. 2.115,66, sekaligus membukukan penguatan dua hari beruntun.
Sepanjang bulan April lalu, rupiah masih bisa menguat 0,26% lawan yuan, tetapi secara year-to-date melemah 1,28%.
TIM RISET CNBC INDONESIA (pap/tas)
http://bit.ly/2GReY6Y
May 04, 2019 at 01:52AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tragis! Rupiah Anjlok 1,5% Lawan Riyal dalam 2 Pekan"
Post a Comment