
Penurunan drastis data izin membangun di Australia memberikan menjadi sentimen negatif bagi mata uangnya, hingga rupiah berhasil menguat ke level Rp. 9.966,45 atau menguat 0,05%.
Rupiah juga unggul lawan dolar Singapura, berada di kisaran Rp. 10.441,86 atau menguat 0,1%.
Penguatan rupiah hari ini menjadi penguatan ketiga beruntun lawan dolar Australia, jika memasukkan perdagangan 1 Mei di luar negeri. Hal ini tentu melanjutkan tren positif rupiah setelah pada bulan April berhasil menguat 0,58%.
Sejak awal tahun hingga hari ini (year-to-date) rupiah menguat 1,64%.
Lawan dolar Singapura, rupiah juga menguat tiga hari beruntun, dan secara year-to-date tercatat menguat 0,98%.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(pap/prm)
http://bit.ly/2WnApTF
May 04, 2019 at 01:03AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Rupiah Masih Kokoh di Bawah Rp 10.000 Lawan Dolar Australia"
Post a Comment