Search

115 Ribu Ton Bawang Putih Impor Masuk, Kok Harga Masih Mahal?

Jakarta, CNBC Indonesia - Stok bawang putih segar hasil importasi 115.765 ton yang dilakukan delapan importir swasta di akhir April lalu diketahui mulai masuk ke pasaran. Namun hal itu belum mampu menurunkan harga yang masih tinggi di pasaran.

"Stok sudah mulai ada tetapi belum mampu menekan harga," kata Ketua DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Abdullah Mansuri kepada CNBC Indonesia, Kamis (9/5/2019).


Abdullah menyebutkan, harga rata-rata nasional bawang putih per hari ini masih berkisar di Rp 70.000/kg. Menurutnya, penurunan harga mungkin mulai dinikmati beberapa pasar tradisional di Ibukota, tetapi secara nasional masih tinggi, seperti beberapa pekan lalu.

Jangankan di Indonesia Timur, lanjut Abdullah, di Jawa saja harga bawang putih masih di kisaran Rp 90.000/kg.

"Pasar di Sukabumi, Bandung, dan Cipanas, Bogor harganya masih Rp 90.000/kg," ungkapnya.

115 Ribu Ton Bawang Putih Impor Masuk, Kok Harga Masih Mahal?Foto: Bawang Putih di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Berdasarkan data terbaru hari ini dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per pukul 15.00 WIB, harga rata-rata bawang putih secara nasional sudah mulai bergerak turun 3,74% dibandingkan kemarin, menjadi Rp 59.250/kg.

Di DKI Jakarta, harga rata-ratanya turun menjadi Rp 59.808/kg meskipun masih ada yang mencapai Rp 90.000/kg seperti di Pasar Pramuka dan Rp 80.000/kg di Pasar Tebet Barat, Pasar Kalibaru, dan Pasar Grogol, seperti terpantau di situs Informasi Pangan Jakarta (IPJ).

Kendati demikian, kenaikan harga masih terjadi di luar Jawa seperti di Jayapura, Papua, yang hari ini harganya menyentuh Rp 96.250/kg dan di Samarinda, Kalimantan Timur yang mencapai Rp 87.500/kg.

(miq/miq)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2VLkQbx

May 09, 2019 at 11:13PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "115 Ribu Ton Bawang Putih Impor Masuk, Kok Harga Masih Mahal?"

Post a Comment

Powered by Blogger.