Jakrta, CNBC Indonesia- Laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (
IDX: GIAA) ditolak oleh komisaris. Bursa Efek Indonesia pun berencana memanggil emiten GIAA. Menurut ekonom senior Faisal Basri, kinerja Garuda Indonesia yang tiba-tiba untung dari kerugian yang besar menurutnya tidak lazim.
Berikut wawancara Jurnalis CNBC Indonesia, Monica Chua dengan Faisal Basri di program Squawk Box, CNBC Indonesia (Jumat, 26/04/2019) berikut ini.
Let's block ads! (Why?)
http://bit.ly/2Vqd1aV
April 26, 2019 at 10:24PM
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Penampakan Pergerakan Rupiah Sepekan yang Mantap Jiwa!Rupiah trengginas, sepanjang pekan ini menguat 0,92% melawan dolar Amerika Serikat (AS) ke level 13.… Read More...
Heboh Bukalapak PHK Ratusan Karyawan, Kudo Bobol Bank BUMNJakarta, CNBC Indonesia - Dunia startup Indonesia dihebohkan oleh Bukalapak yang melakukan pemutusan… Read More...
Gudang Amunisi Mako Brimob di Semarang Meledak
Jakarta, CNBC Indonesia - Ledakan terjadi di gudang amunisi di daerah Jeblug, Srondol, Semarang. Le… Read More...
Gara-gara Layanan Streaming, Bos Disney Cabut Dari Apple
Jakarta, CNBC Indonesia - Bos Walt Disney Bob Iger mengundurkan diri dari posisinya selaku dir… Read More...
Mantap Jiwa! Rupiah Catat Penguatan Empat Pekan Beruntun
Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah trengginas, sepanjang pekan ini menguat 0,92% melawan do… Read More...
0 Response to "Kejanggalan Laporan Keuangan Garuda Indonesia"
Post a Comment