
Gesekan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia itu menghambat pertumbuhan di China, kata Presiden ADB Takehiko Nakao kepada wartawan dalam sebuah wawancara bersama.
"Wajar jika perekonomian China melambat," kata Nakao, yang pernah menjadi wakil menteri keuangan Jepang untuk urusan internasional, seperti dilansir dari Reuters.
Sebelumnya, ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia tahun ini akan melambat dibandingkan catatan di 2018.
Dalam Asian Development Outlook (ADO) 2019 yang dirilis Rabu (03/04/2019), organisasi internasional yang berbasis di Manila, Filipina, itu memperkirakan ekonomi di wilayah Asia berkembang akan tumbuh 5,7% di 2019. Angka ini lebih rendah dari capaian 5,9% di 2018. (prm)
http://bit.ly/2GnCF7N
April 15, 2019 at 09:21PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "ADB: Ekonomi Asia Kuat Meski Ada Perang Dagang"
Post a Comment