Search

Aroma Pelemahan Rupiah Mulai Tercium

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpotensi melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda depresiasi rupiah masih terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). 

Pada Rabu (10/4/2019), berikut kurs dolar AS di pasar NDF saat ini dibandingkan kala penutupan pasar spot hari sebelumnya, mengutip Refinitiv:

Periode Kurs 9 April (15:56 WIB) Kurs 10 April Maret (06:15 WIB)
1 Pekan Rp 14.157 Rp 14.175
1 Bulan Rp 14.210 Rp 14.225
2 Bulan Rp 14.265 Rp 14.286
3 Bulan Rp 14.327,5 Rp 14.347
6 Bulan Rp 14.513 Rp 14.535
9 Bulan Rp 14.690 Rp 14.715
1 Tahun Rp 14.870 Rp 14.890
2 Tahun Rp 15.554 Rp 15.625
 
Berikut kurs Domestic NDF (DNDF), yang kali terakhir diperbarui pada 9 April pukul 15:40 WIB: 
Periode Kurs
1 Bulan Rp 14.176
3 Bulan Rp 14.300
 

NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.  Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia. Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah. Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu lalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing. 

TIM RISET CNBC INDONESIA

(aji/aji)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2WTLKKU

April 10, 2019 at 01:35PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Aroma Pelemahan Rupiah Mulai Tercium"

Post a Comment

Powered by Blogger.