
Situs streaming ilegal tersebut sempat berpamitan kepada para penonton lewat tulisan di halaman depannya.
"Penutupan dilakukan demi mendukung dan memajukan industri kreatif tanah air, semoga ke depannya akan menjadi lebih baik. Salam, INDOXXI."
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate buka-bukaan soal rencana pemerintah untuk memblokir situs streaming film IndoXXI pada awal tahun depan.
Johnny menjelaskan posisi pemerintah adalah tak ingin Indonesia marak dengan pembajakan dan penjiplakan. "Emang negara ini bisa maju kalau bajak-bajakan, sarjana pakai bajakan bisa gak?" kata Johnny, awal pekan ini.
Ia menegaskan, keinginan kementerian adalah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam negeri. "Kalau bajak terus, negara kita masuk daftar negatif negara lain," lanjutnya.
Pertimbangan lainnya adalah ia tidak ingin Indonesia seperti salah satu negara, yang tidak mau ia sebut, yang sedang dituntut karena maraknya pembajakan.
Soal pemblokiran, menurutnya pemerintah tak bisa sembarangan memblokir situs streaming tersebut. Perlu dipastikan dulu, apakah betul situs tersebut membajak atau bukan.
"Perlu dilihat dulu, tidak bisa kominfo saja. Dia harus kerja sama dengan yang lain, apakah kepolisian, BSSN, memastikan apa melanggar hukum dan diblokir?" tegasnya.
Kominfo mengaku masih melakukan pembicaraan intensif agar tak salah ambil keputusan. Namun, Jhonny memastikan semua demi membangun iklim investasi yang baik dan kepastian usaha yang baik.
"Membuat semarak ekonomi kita, jangan sampai mengganggu ekonomi kita jadi tidak baik," ujarnya.
https://ift.tt/34PDlvO
December 26, 2019 at 03:23PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "IndoXXI Pamit dan Perpisahan Netizen untuk Lebahganteng"
Post a Comment