
Pada Jumat (8/2/2019) pukul 10:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 13.980. Rupiah melemah 0,07% terhadap greenback dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
"Rupiah masih sangat dimungkinkan melemah. Perkiraan di Rp 14.000/US$ - Rp 14.100/US$," kata Direktur Riset Center of Reform on Economics Indonesia Piter Abdullah saat berkunjung ke CNBC Indonesia.
Menurut Piter, pelemahan rupiah masih terbilang wajar. Pasalnya, rupiah dalam beberapa hari perdagangan terakhir menguat cukup signifikkan, dan saat ini mulai memasuki titik puncaknya.
"Karena rupiah sudah menguat terus sampai ke Rp 13.800/US$. Jadi saya pikir wajar saja kalau melemah. Tapi ini bukan karena faktor dalam negeri, melainkan dari luar," jelasnya.
Kepala Ekonom CIMB Niaga Adrian Panggabean menilai, penguatan rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir hanya bersifat temporer. Aliran modal yang masuk ke Indonesia, dianggap tak akan bertahan lama.
"Kalau melihat pola flow dan pergeseran relatif return on investment yang terjadi akibat flow itu rasanya itu temporer," kata Adrian.
CIMB Niaga masih melihat perdagangan rupiah sepanjang tahun ini berada di kisaran Rp 14.200/US$ - Rp 15.200/US$, di mana fluktuasi rupiah akan berada di angka 400 - 500 poin di 2019.
"Saya masih maintain view saya sebelumnya. Sampai data-data baru menunjukkan arah kesimpulan yang berbeda," tegasnya.
(hps)
http://bit.ly/2GvOSYD
February 08, 2019 at 05:51PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Hati-hati! Rupiah Hari Ini Bisa ke Rp 14.100/US$"
Post a Comment