Malam ini, ratusan pengusaha tambang yang datang dari berbagai daerah kembali menggeruduk gedung dewan untuk menyambangi Komisi VII DPR RI. Tepatnya, terdapat 283 pengusaha tambang.
Salah satunya adalah Didi Marsono dari Pacific Global Utama, yang terbang jauh-jauh ke Ibu Kota dari Samarinda. Tapi, saking padatnya ruangan komisi VII DPR oleh pelaku usaha tambang, Didi tidak kebagian kursi untuk duduk dan terpaksa mengemper di lantai.
Didi tidak sendiri, ratusan pengusaha lainnya bahkan sulit masuk untuk mengikuti rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 7 malam. Namun, hingga jam 8 masih belum digelar juga.
Meski dipadati oleh pengusaha tambang, di bagian kursi dewan justru hal sebaliknya. Dari setidaknya 50 anggota Komisi VII, hanya 4 orang yang tampak batang hidungnya untuk rapat.
![]() |
Di antaranya; Muhammad Nasir dari Fraksi Demokrat, Ramson Siagian dari fraksi Gerindra, dan Bara Hasibuan dari fraksi Partai Amanat Nasional.
Nah, 283 pengusaha tambang ini sebenarnya datang karena undangan dari Muhammad Nasir - yang juga merupakan adik dari Nazaruddin, tentunya ingat kan siapa dia?
Kejadiannya bermula sejak Senin pekan lalu, 11 Maret 2019. Agenda rapat semula hanya dijadwalkan dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot. Namun karena dirjen dianggap tidak membawa data lengkap soal masalah pasca-tambang, Nasir meminta agar seluruh pengusaha tambang dibawa serta.
![]() |
Rapat pada Senin (11/3/2019) ditunda, dan terjadilah gerudukan pertama ratusan pengusaha tambang pada Selasa (12/3/2019).
Tapi pada Selasa sore pekan lalu, drama terjadi lagi. Tiba-tiba Nasir, sang anggota dewan yang terhormat, meminta yang rapat dengan DPR hanya direktur utama dan sekelasnya saja. Jika bukan, maka pengusaha lainnya keluar ruangan.
Rapat berlangsung satu jam, lalu berujung ditunda sepekan kemudian. Artinya, malam ini ratusan pengusaha tambang berjumpa lagi dengan anggota legislatif di gedung rakyat.
Malam ini, setelah satu jam molor dari jadwal, Nasir kembali mengatakan hanya menerima pengusaha sekelas direktur utama. Alhasil, ratusan pengusaha melipir keluar ruangan.
Nasir kemudian memutuskan rapat berlangsung tertutup, dan masih berlangsung sampai saat ini.
Semoga saja ada hasilnya dan berfaedah bagi nusa dan bangsa. (gus/gus)
https://ift.tt/2CCgUPB
March 20, 2019 at 03:45AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pengusaha Tambang Vs DPR, Datang Ratusan Disambut 4 Anggota"
Post a Comment