Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih perseroan 2018 sebesar Rp 680,58 miliar, turun 70,62% dibandingkan laba 2017 sebesar Rp 2,31 triliun.
Padahal pendapatan perseroan tercatat naik 7,33% menjadi Rp 4,32 triliun dari Rp 4,02 triliun. Sementara beban usaha tercatat naik 17,42% menjadi Rp 784,08 miliar, dari sebelumnya Rp 667,76 miliar.
Dalam laporan keuangan tersebut juga disebutkan, beban bunga perseroan juga naik menjadi Rp 2 triliun dari Rp 1,8 triliun.
Sementara itu, total nilai aset perseroan naik 13,74% menjadi Rp 29,11 triliun. Pada 2017 nilai aset perseroan mencapai Rp 25,59 miliar.
Tower Bersama Infrastructure adalah perusahaan induk dari Tower Bersama Group. TBIG didirikan pada 2004 dan sahamnya tercatat di BEI sejak 26 Oktober 2010.
(hps/tas)
Tower Bersama Akuisisi Perusahaan Menara
[Gambas:Video CNBC]
https://ift.tt/2FKvM04
March 29, 2019 at 10:52PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Beban Bunga Naik, Laba Tower Bersama Anjlok 71%"
Post a Comment