
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo menduga mahalnya harga avtur karena adanya monopoli harga avtur oleh Pertamina. Namun Kementerian BUMN menampik tudingan mahalnya harga avtur. Deputi Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno menilai harga avtur Indonesia sejauh ini dinilai masih kompetitif.
Simak informasinya dalam Closing Bell CNBC Indonesia (Selasa, 12/02/2019) di video berikut ini.
http://bit.ly/2X1vo47
February 13, 2019 at 05:10PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Polemik Mahalnya Harga Avtur"
Post a Comment